Pelukan Hangat Mamim untuk Papip Selebes Usai Dilantik, Ada Dukungan Istri di Balik Kadin Kota Gorontalo
Info Gorontalo - Pelukan hangat Anisa Yuliawati atau Mamim kepada suaminya, Andi Rahmatilah alias Papip Selebes, menjadi salah satu momen yang menarik perhatian setelah pelantikan pengurus Kadin kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo, Minggu, 20 September 2026.
Momen itu berlangsung ketika Mamim menyambut Papip setelah mengikuti rangkaian pelantikan. Pelukan tersebut menjadi gambaran dukungan keluarga terhadap perjalanan baru Papip setelah terpilih memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Gorontalo.
Di balik langkah Papip memasuki dunia organisasi dunia usaha, ada dukungan sang istri yang sejak awal mengetahui keinginan suaminya untuk maju sebagai Ketua Kadin Kota Gorontalo.
Mamim mengatakan, Papip sudah menyampaikan keinginannya sejak awal. Ia kemudian memilih memberikan dukungan terhadap keputusan tersebut.
Menurut Mamim, keinginan Papip untuk membangun Kadin Kota Gorontalo menjadi alasan utama dirinya memberikan dukungan.
“Sejak awal Papip menyampaikan ingin maju memimpin Kadin Kota Gorontalo, saya selalu mendukung. Kalau niatnya baik untuk membangun Kadin Gorontalo, tentu saya support,” kata Mamim.
Dukungan tersebut juga berarti Mamim harus memahami konsekuensi dari keputusan Papip.
Saat ini, keluarga mereka masih berdomisili di Bandung. Sementara tanggung jawab Papip sebagai Ketua Kadin Kota Gorontalo membuatnya harus lebih sering berada di Gorontalo.
Jarak antara Bandung dan Gorontalo menjadi salah satu tantangan yang harus mereka jalani setelah Papip mengambil tanggung jawab baru tersebut.
Namun, Mamim mengatakan persoalan jarak tidak menjadi alasan untuk menghambat langkah suaminya.
“Memang sekarang kami masih berdomisili di Bandung. Jadi tentu Papip akan sering ke Gorontalo. Tapi sudah saya izinkan,” ujarnya.
Bagi Mamim, keputusan Papip untuk memimpin Kadin Kota Gorontalo merupakan bagian dari perjalanan yang harus dijalani bersama.
Ia memahami bahwa aktivitas Papip ke depan tidak hanya berkaitan dengan agenda organisasi. Sebagai Ketua Kadin Kota Gorontalo, Papip juga akan berhadapan dengan berbagai kepentingan dunia usaha dan komunikasi dengan pemerintah daerah.
Karena itu, Mamim memilih berada di belakang suaminya dengan memberikan dukungan agar Papip dapat menjalankan tanggung jawab tersebut.
Sementara bagi Papip, dukungan keluarga menjadi bagian penting setelah dirinya dipercaya memimpin Kadin Kota Gorontalo.
Papip sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota Kadin Kota Gorontalo. Ia kemudian membawa sejumlah harapan untuk membangun organisasi tersebut dan mendorong pelaku usaha, termasuk UMKM, agar mendapat ruang lebih besar dalam perkembangan ekonomi daerah.
Pelantikan pengurus Kadin kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo pada 20 September 2026 menjadi salah satu tahapan baru bagi Papip setelah proses pemilihan tersebut.
Kini, tantangan Papip tidak lagi sebatas memenangkan forum organisasi. Ia harus membuktikan kepemimpinannya melalui program dan kerja yang dapat dirasakan anggota Kadin serta pelaku usaha di Kota Gorontalo.
Di tengah perjalanan tersebut, Mamim memilih tetap menjadi orang yang memberikan dukungan dari sisi keluarga.
Pelukan hangat seusai pelantikan itu pun menjadi simbol sederhana bahwa di balik kesibukan seorang pemimpin organisasi, ada keluarga yang ikut menerima konsekuensi dari setiap keputusan yang diambil.(IG01)


Komentar (0)
Komentar Facebook