Aba Warkop: Edukasi Lingkungan Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

Aba Warkop: Edukasi Lingkungan Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah
Suasana Warkop Dinox Pasar tua dan Komunitas Warkop Ngopi Bareng saat wawancara bersama Aba Warkop (foto.infogorontalo)

Info Gorontalo - Komunitas Warkop Ngopi Bareng akan menggelar dialog fokus membahas persoalan lingkungan dan perubahan iklim yang tengah dihadapi masyarakat Gorontalo.

Dialog tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu, 5 September 2026, sekitar pukul 08.00 WITA. Kegiatan ini menjadi agenda perdana komunitas setelah resmi diluncurkan.

Salah satu anggota komunitas yang akrab disapa Aba Warkop mengatakan dialog tersebut akan mengangkat sejumlah isu aktual, dengan fokus pada kondisi lingkungan dan musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

“Kami akan melaksanakan dialog terkait beberapa isu yang ada saat ini, terutama mengenai masalah lingkungan dan iklim. Saat ini sudah masuk musim kemarau,” ujar Aba Warkop saat diwawancarai Info Gorontalo.

Menurut dia, kondisi cuaca dalam beberapa bulan terakhir perlu menjadi perhatian bersama. Ia menyebut minimnya hujan turut meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah.

“Sudah empat atau lima bulan ini kita tidak menerima hujan. Saat ini kita lihat banyak musibah kebakaran, baik kebakaran rumah, gedung maupun hutan,” katanya.

Aba Warkop mengatakan komunitas akan menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang terkait. Salah satunya berasal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kehadiran narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat mengenai kondisi cuaca, iklim, potensi kekeringan, serta langkah yang dapat dilakukan untuk menghadapi dampak musim kemarau.

Menurut Aba, dialog ini tidak sekadar menjadi ruang diskusi. Komunitas ingin menjadikannya sebagai sarana edukasi publik sekaligus bentuk kontribusi masyarakat terhadap persoalan lingkungan.

Ia menilai upaya memberikan edukasi kepada masyarakat tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Masyarakat dan komunitas juga memiliki peran untuk ikut menyebarkan informasi yang bermanfaat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kontribusi komunitas Warkop Gorontalo kepada masyarakat. Tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Melalui dialog fokus tersebut, Komunitas Warkop Ngopi Bareng berharap masyarakat semakin memahami kondisi lingkungan dan risiko yang muncul selama musim kemarau. Forum ini sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk membahas persoalan lingkungan berdasarkan informasi dan data dari narasumber yang kompeten.(IG01)