MAN Insan Cendekia Gorontalo Jadi Sekolah Garuda, Syamsir Djafar Apresiasi Dukungan Pemerintah
Info Gorontalo - Ketua Komite Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gorontalo, Syamsir Djafar Kiayi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Veronica Tan, ke MAN Insan Cendekia Gorontalo.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengenalan Program Sekolah Garuda, salah satu inisiatif unggulan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan unggulan di seluruh pelosok Indonesia.
Syamsir menjelaskan, MAN Insan Cendekia Gorontalo kini menjadi salah satu dari 12 sekolah unggulan di Indonesia yang resmi ditetapkan sebagai Sekolah Unggulan Garuda Transformatif dan satu-satunya di Sulawesi. Sekolah ini nantinya dalam transformasi pendidikan akan berfokus pada penguatan sains, teknologi, dan karakter kebangsaan.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah pusat. Terpilihnya MAN Insan Cendekia Gorontalo sebagai Sekolah Garuda merupakan bukti kerja keras seluruh jajaran sekolah yang terus berkomitmen pada mutu dan inovasi pendidikan,” ujar Syamsir Djafar Kiayi, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Gorontalo.
Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak—baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia pendidikan—diharapkan mampu memperkuat peran MAN Insan Cendekia Gorontalo sebagai pusat lahirnya generasi unggul dan berdaya saing global.
“Kami berharap sekolah ini terus berkembang dan menjadi kebanggaan Gorontalo serta Indonesia Timur. Dengan dukungan bersama,MAN Insan Cendekia akan terus mencetak generasi yang berprestasi di masa depan,” tambah Syamsir.
Kunjungan Menko Muhaimin dan Wamen Veronica Tan juga menjadi momentum penting bagi MAN Insan Cendekia Gorontalo untuk memperluas kolaborasi dalam program pengembangan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi.

Komentar (0)
Komentar Facebook