KPID Gorontalo Buka Pendaftaran Calon Komisioner 2026–2029, Peluang Emas bagi Warga Daerah
Info Gorontalo - Warga Gorontalo kini memiliki peluang emas untuk berperan langsung dalam membentuk masa depan dunia penyiaran di daerahnya. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Gorontalo resmi membuka pendaftaran calon komisioner periode 2026–2029.
Proses seleksi ini dibuka mulai 15 Oktober hingga 14 November 2025, memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk menyiapkan berkas dan dokumen yang diperlukan.
Ketua Tim Seleksi KPID Gorontalo, Mohamad Reza, menegaskan bahwa rekrutmen ini bersifat terbuka untuk umum dan menjadi kesempatan bagi masyarakat yang memiliki integritas, visi, serta dedikasi di bidang penyiaran.
“Kami mencari individu yang siap berdedikasi, tidak hanya sekadar jabatan, tapi benar-benar ingin membawa perubahan positif bagi dunia penyiaran di Gorontalo,” ujar Reza.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan sosok-sosok baru yang memahami dunia media sekaligus mampu mengangkat nilai-nilai lokal ke ranah publik.
Masyarakat yang berminat dapat mengajukan berkas secara langsung ke Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo selama jam kerja, atau mengirimkannya melalui pos tercatat dengan batas akhir cap pos 14 November 2025.
Informasi lengkap mengenai syarat administrasi, formulir pendaftaran, serta tata cara pengiriman dapat diakses melalui situs resmi DPRD Provinsi Gorontalo atau tautan Google Drive yang disediakan oleh Tim Seleksi. Narahubung resmi juga disiapkan untuk membantu masyarakat yang memerlukan informasi tambahan.
Reza memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi berlangsung transparan dan bebas biaya. Ia mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap oknum yang mungkin mencoba memanfaatkan momen ini.
“Tidak ada biaya dalam proses ini. Jangan percaya jika ada yang mengatasnamakan panitia atau pejabat tertentu,” tegasnya.
Seleksi komisioner KPID Gorontalo ini diharapkan dapat melahirkan figur-figur baru yang profesional, independen, dan mampu menjaga marwah penyiaran lokal di tengah dinamika industri media yang terus berkembang.


Komentar (0)
Komentar Facebook