Kota Gorontalo Luncurkan Jaldis Etrip, Terobosan Baru Tata Kelola Perjalanan Dinas DPRD
Info Gorontalo - Pemerintah Kota Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam reformasi birokrasi, kali ini melalui sebuah terobosan strategis dalam pengelolaan perjalanan dinas DPRD.
Inovasi tersebut diluncurkan oleh Sekretaris DPRD Kota Gorontalo, N.R Monoarfa, dalam rangkaian proyek perubahan pada Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat II Angkatan II di Lembaga Administrasi Negara, Rabu (02/06/2025).
Melalui program bertajuk "Jaldis Etrip" (Perjalanan Dinas Efisien, Transparan, Responsif, Ideal, dan Produktif), Monoarfa memperkenalkan sistem baru yang bertujuan memperkuat transparansi, efisiensi anggaran, serta akuntabilitas dalam setiap kegiatan dinas anggota dewan.
“Gagasan ini lahir dari kebutuhan nyata untuk menyelaraskan tata kelola perjalanan dinas dengan prinsip good governance dan tuntutan publik akan efektivitas kerja legislatif,” jelasnya.
Jaldis Etrip didukung oleh tiga pilar utama. Pertama, penyesuaian Peraturan Wali Kota (Perwako) terkait mekanisme persetujuan perjalanan dinas yang kini dialihkan dari pimpinan DPRD ke Wali Kota sebagai pemegang otoritas keuangan daerah. Perubahan ini resmi ditetapkan pada 19 Mei 2025 dan menjadi kebijakan perdana di Indonesia dalam konteks tata kelola serupa. Kedua, penyusunan SOP perjalanan dinas khusus DPRD yang kini menjadi acuan formal dan telah disahkan oleh Ketua DPRD. Ketiga, reaktivasi aplikasi "SIMPerson" sistem digital yang merekam seluruh proses perjalanan dinas secara daring dan terintegrasi.
Monoarfa menambahkan bahwa sejak SOP baru diberlakukan, intensitas perjalanan dinas DPRD mulai terkendali dan lebih terarah pada agenda-agenda substantif seperti rapat dan kegiatan konstituen. Ia juga menilai digitalisasi melalui SIMPerson turut mempercepat proses administratif tanpa mengabaikan aspek verifikasi oleh lembaga pengawas.
“Kami ingin memberi contoh bahwa transparansi bisa berjalan seiring dengan efisiensi dan kecepatan pelayanan,” ungkapnya.
Inisiatif ini telah dipresentasikan dalam Rakernas Asosiasi Sekretaris DPRD se-Indonesia dan mendapat respons positif dari sejumlah daerah. Saat ini, Monoarfa tengah mempersiapkan ujian akhir proyek perubahan yang dijadwalkan pada 29 Juli 2025. Ia berharap Jaldis Etrip dapat menjadi model replikasi nasional dalam tata kelola perjalanan dinas legislatif yang modern dan bertanggung jawab.

Komentar (0)
Komentar Facebook