Jembatan Garuda Resmi Difungsikan, Syamsir Kiayi: Aktivitas Petani dan Nelayan Gorontalo Kembali Lancar
Info Gorontalo - Peresmian Jembatan Garuda di Desa Ulapato B, Kabupaten Gorontalo, Rabu, 20 Mei 2026, menjadi titik penting pemulihan akses masyarakat setelah kawasan tersebut sempat terisolasi akibat banjir bandang.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Gorontalo, Syamsir Djafar Kiayi menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan jembatan yang diresmikan langsung Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirsa Agus tersebut.
Menurut Syamsir, kehadiran Jembatan Garuda telah mengembalikan jalur penghubung vital yang sebelumnya lumpuh hampir satu tahun akibat terjangan banjir.
“Jembatan ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat karena menghubungkan sejumlah desa dan aktivitas ekonomi warga,” ujar Syamsir.
Jembatan Garuda kini menghubungkan dua kecamatan dan sedikitnya lima desa, mulai dari Desa Tuladengi, Desa Ulapato B, Desa Ulapato A, Desa Modelidu, hingga Desa Dulamayo dan kawasan Dulamayo CS di Kecamatan Telaga.
Aktivitas masyarakat yang sebelumnya terhambat kini mulai kembali normal. Petani dan nelayan dapat mengangkut hasil produksi lebih cepat menuju pusat distribusi dan pasar tradisional.
Akses pendidikan dan layanan kesehatan juga ikut terbantu. Warga yang melintas menuju sekolah maupun fasilitas kesehatan kini merasa lebih aman dibanding sebelumnya saat harus melewati jalur darurat.
Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, kata Syamsir, juga menemukan sejumlah persoalan infrastruktur lain yang belum tertangani pascabanjir bandang.
Dari hasil koordinasi bersama jajaran Korem dan Kodim, terdapat sedikitnya tiga titik jembatan rusak yang membutuhkan pembangunan lanjutan.
Wilayah prioritas berada di Desa Tuladengi serta kawasan perbatasan Tuladengi dan Ulapato B yang hingga kini masih memerlukan perhatian pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Syamsir memastikan DPRD Provinsi Gorontalo akan terus mengawal usulan pembangunan jembatan permanen dan jembatan gantung untuk mendukung mobilitas masyarakat di wilayah terpencil.
“Konektivitas antarwilayah harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya.(IG01)


Komentar (0)
Komentar Facebook