Reses Penutup Syamsir Kiayai: Fokus pada Sungai, Jalan, dan Ketahanan Pangan

Info Gorontalo - Menutup reses masa sidang pertama tahun 2025–2026, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Syamsir Djafar Kiayai, kembali turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di Desa Bongohulawa, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Selasa malam, 28 Oktober 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Syamsir mendengar beragam keluhan dan kebutuhan warga, terutama soal normalisasi sungai di Desa Bongoime yang kini mengalami erosi di beberapa titik. Ia menegaskan, persoalan itu harus segera ditangani agar tidak mengancam pemukiman warga.

“Tebing sungai sudah mulai turun sekitar 400 meter. Ini butuh penanganan cepat, termasuk jembatan yang mulai terdampak,” ujar Syamsir.

Menurutnya, hasil reses itu akan segera disampaikan kepada Balai Sungai dan Dinas PUPR Provinsi Gorontalo untuk dilakukan peninjauan lapangan serta penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai langkah awal penanganan.

Selain persoalan sungai, masyarakat juga meminta penambahan lampu penerangan jalan di beberapa titik yang masih gelap. Syamsir menilai usulan itu realistis karena merupakan penambahan dari fasilitas yang sudah ada.

Ketua Fraksi Gerindra itu menyebut, dari seluruh aspirasi yang diterima selama lima kali reses, mayoritas masyarakat masih menyoroti infrastruktur dasar dan ketahanan pangan. Keduanya dianggap menjadi kunci pemerataan pembangunan di daerah.

Syamsir berharap berbagai aspirasi tersebut dapat masuk dalam tahap perencanaan pembangunan tahun 2026, setidaknya sebagai langkah awal realisasi kebutuhan masyarakat.

Menutup kegiatan, Syamsir mengaku reses kali ini terasa lebih dialogis dan produktif. Ia mengapresiasi antusiasme warga yang menyampaikan aspirasi secara terbuka dan penuh harapan.