Dari Sekolah untuk Warga, SDN 41 Hulondhalangi Rutin Gelar Jum’at Berkah
Info Gorontalo - SDN 41 Hulondhalangi, Kota Gorontalo, menjadikan kegiatan Jum’at Berkah sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa. Setiap pekan, para siswa terlibat langsung membagikan makanan kepada warga yang melintas di depan sekolah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Pramuka Peduli. Program ini mengajak siswa mengenal nilai kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi dan aksi nyata di lingkungan sekitar sekolah.
Siswa dari Kelas 1 hingga 6 Ikut Berbagi
Pembagian makanan melibatkan perwakilan siswa dari setiap kelas, mulai kelas 1 sampai kelas 6. Mereka secara bergantian membagikan makanan kepada warga dan masyarakat sekitar.
Kepala SDN 41 Hulondhalangi, Karto Nurkamiden, mengatakan Pramuka Peduli memiliki sejumlah kegiatan sosial. Selain pembagian makanan, siswa juga diajak mengumpulkan dan membagikan sembako serta beras kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Intinya kami pihak sekolah ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa berbagi itu sangat indah,” kata Karto.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi cara sekolah mengajarkan kepedulian melalui pengalaman langsung. Siswa belajar memahami bahwa berbagi dapat dilakukan dari hal sederhana.
Pramuka Peduli Jadi Media Pendidikan Karakter
Program Pramuka Peduli di SDN 41 Hulondhalangi juga mencakup kegiatan sosial dan keagamaan. Siswa dilibatkan dalam kegiatan membersihkan tempat ibadah sesuai agama masing-masing.
Karto mengatakan keberagaman agama di lingkungan sekolah menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar menghormati perbedaan. Kegiatan membersihkan tempat ibadah dilakukan sebagai bagian dari pembentukan sikap toleransi.
Sekolah ingin nilai kepedulian dan toleransi tumbuh melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin. Dengan begitu, pendidikan karakter tidak hanya disampaikan melalui pembelajaran di kelas.
Sumbangan Beras dari Siswa
Selain makanan, siswa SDN 41 Hulondhalangi juga mengumpulkan beras untuk dibagikan kepada warga sekitar. Setiap siswa dapat membawa satu gelas beras sesuai kemampuan dan keikhlasannya.
Beras yang terkumpul kemudian dihimpun oleh sekolah sebelum dibagikan kepada masyarakat. Karto menegaskan sumbangan tersebut tidak bersifat wajib atau paksaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua siswa yang ikut mendukung program tersebut. Dukungan keluarga membantu sekolah menjaga keberlangsungan kegiatan sosial yang dilakukan setiap pekan.
Jum’at Berkah Tanamkan Kepedulian Sejak Dini
Kegiatan Jum’at Berkah di SDN 41 Hulondhalangi menunjukkan bagaimana aktivitas sosial dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter. Siswa mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat sekaligus belajar berbagi.
Melalui Pramuka Peduli, sekolah membangun kebiasaan positif seperti peduli terhadap sesama, menghargai perbedaan dan membantu lingkungan sekitar.(IG01)


Komentar (0)
Komentar Facebook