Ranperda Pendidikan dan Investasi Dibahas, Bapemperda DPRD Gorontalo Serap Masukan Banyak Pihak

Info Gorontalo - Dua Rancangan Peraturan Daerah atau Ranperda di Provinsi Gorontalo mulai dikaji lebih serius.

Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo menggelar Focus Group Discussion atau FGD untuk membahas Naskah Akademik Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Investasi.

Forum ini menghadirkan Ketua Bapemperda DPRD Gorontalo Syarifudin Bano, Anggota Bapemperda Syamsir Djafar Kiayi, serta sejumlah OPD terkait.

Menariknya, pembahasan juga melibatkan KADIN, KNPI dan kalangan akademisi.

Berbagai masukan dihimpun agar regulasi yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan Gorontalo.

Namun, ada satu hal yang menarik.

Target menyelesaikan Ranperda Pendidikan pada 2026 kemungkinan harus bergeser.

Syarifudin Bano mengatakan, pihaknya sebenarnya menargetkan Ranperda tersebut selesai tahun ini. Namun, banyaknya masukan dari berbagai pihak membuat proses pembahasan tidak bisa dipaksakan.

Bagi Bapemperda, regulasi pendidikan harus benar-benar matang sebelum ditetapkan.

Jadi, dua Ranperda ini masih akan terus dikaji dan disempurnakan.