Reses DPRD Gorontalo, Enam Anggota Dapil Bone Bolango Tinjau Bendungan Bolango Ulu

Reses DPRD Gorontalo, Enam Anggota Dapil Bone Bolango Tinjau Bendungan Bolango Ulu
Enam Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Dapil II Bone Bolango bersama Kepala BWS Sulawesi II Gorontalo, Ali Rahmat dan Sekretaris Dewan, Rifli Katili (foto.ferry/infogorontalo)

Info Gorontalo - Enam Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Bone Bolango melakukan kunjungan lapangan ke Bendungan Bolango Ulu di Desa Tuloa, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, pada hari pertama reses masa sidang ketiga tahun 2025-2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan sekaligus mengetahui berbagai manfaat bendungan bagi masyarakat Gorontalo.

Ketua tim rombongan, Hamzah Idrus, mengatakan kunjungan mereka diterima langsung oleh Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo, Ali Rahmat.

Dalam pertemuan tersebut, Ali Rahmat memaparkan perkembangan pembangunan serta manfaat Bendungan Bolango Ulu ketika mulai beroperasi.

Hamzah mengungkapkan, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan, terutama terkait pembebasan lahan di kawasan wilayah transmigrasi.

“Kurang lebih ada sekitar seratusan hektare. Namun, saya mendapat informasi tadi bahwa anggarannya sudah tersedia. Tinggal bagaimana pemerintah daerah dan balai menyelesaikan persoalan tersebut,” ujar Hamzah.

Ia menegaskan, penyelesaian persoalan lahan menjadi salah satu faktor penting agar bendungan dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Para anggota DPRD yang hadir juga memberikan apresiasi terhadap pembangunan Bendungan Bolango Ulu. Mereka menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar karena terintegrasi dengan berbagai fasilitas, mulai dari pendidikan, kesehatan, pariwisata hingga kawasan perkantoran.

“Intinya, bagaimana manfaat besar ini bisa dirasakan oleh masyarakat. Itu yang kembali kita pastikan melalui kunjungan lapangan ini,” katanya.

Hamzah juga menyampaikan bahwa kawasan bendungan tersebut direncanakan dilengkapi pembangkit listrik tenaga air (hydro) dan tenaga surya.

Menurutnya, pengembangan energi terbarukan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan air dan energi di Gorontalo.

Sementara itu, Kepala BWS Sulawesi II Gorontalo, Ali Rahmat, mengatakan progres pembangunan Bendungan Bolango Ulu saat ini telah mencapai 95 persen.

Namun, pengisian bendungan masih menunggu penyelesaian pembebasan lahan yang menjadi salah satu kendala utama pembangunan.

“Mudah-mudahan pembebasan lahan bisa kita selesaikan tahun ini, sehingga operasional bendungan bisa dimulai pada 2027,” ungkap Ali Rahmat.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 95 persen, Bendungan Bolango Ulu diharapkan segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan air, energi, serta pengembangan kawasan di Kabupaten Bone Bolango.(IG01)